Kesehatan

7 Tanda umum jika tubuh kekurangan nutrisi

Dengan memprioritaskan asupan nutrisi, berarti berinvestasi pada kesehatan, kesejahteraan, dan memungkinkan tubuh untuk berkembang. Tubuh kita adalah mesin yang kompleks, dan sama seperti mesin lainnya, tubuh memerlukan bahan bakar yang tepat agar dapat berfungsi secara optimal. Nutrisi seperti vitamin, mineral, dan elemen penting lainnya sangat penting untuk menjaga kita tetap berenergi, sehat, dan merasa dalam kondisi terbaik.

tubuh kurang nutrisi

Namun dengan kehidupan kita yang sibuk dan pola makan yang terus berubah, kita mudah kekurangan nutrisi tertentu. Meskipun beberapa defisiensi memiliki gejala yang spesifik, defisiensi lainnya dapat bermanifestasi dalam bentuk yang tidak kentara sehingga mungkin terabaikan.

Tanda-tanda kekurangan nutrisi

Berikut tujuh tanda umum yang menunjukkan kekurangan nutrisi:

1. Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan

Merasa lelah terus-menerus bahkan setelah tidur yang cukup, bisa jadi merupakan tanda kekurangan zat besi. Zat besi sangat penting untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, dan ketika kadarnya rendah, kelelahan menjadi keluhan umum. Penyebab potensial lain dari rasa lelah yang tidak dapat dijelaskan adalah kekurangan vitamin B12, magnesium, dan folat.

2. Rambut dan kuku rapuh

Rambut dan kuku yang sehat merupakan cerminan kesehatan secara keseluruhan. Rambut dan kuku retak dan mudah patah terkadang menunjukkan kurangnya nutrisi penting seperti biotin, protein, dan zat besi.

3. Sering terkena infeksi

Sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap infeksi. Kekurangan vitamin A, C, dan D, serta seng, semuanya dapat berkontribusi terhadap penurunan respon imun.

4. Kulit pucat atau kondisi kulit yang tidak biasa

Kulit pucat apalagi disertai rasa lelah bisa jadi merupakan tanda anemia yang seringkali disebabkan oleh kekurangan zat besi. Masalah kulit lainnya seperti kulit kering, pecah-pecah atau ruam, juga bisa dikaitkan dengan kekurangan vitamin A, B kompleks, dan asam lemak esensial.

5. Masalah mulut

Sariawan, retakan di sudut mulut (angular cheilitis), atau lidah yang bengkak dan meradang terkadang bisa menjadi tanda kekurangan vitamin B, zat besi, atau seng.

6. Sulit berkonsentrasi

Merasa pelupa, sulit fokus, atau mengalami brain fog bisa menjadi gejala kekurangan zat besi, vitamin B12, dan asam lemak omega-3.

7. Penyembuhan luka lambat

Jika luka tampak membutuhkan waktu lama untuk sembuh, itu mungkin merupakan tanda kekurangan protein atau zinc. Nutrisi ini memainkan peran penting dalam perbaikan jaringan.

Penting untuk diperhatikan bahwa tanda-tanda ini tidak selalu menunjukkan kekurangan nutrisi. Jika masih terus mengalami gejala-gejala ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli diet berlisensi. Mereka dapat menilai kebutuhan pribadi dan merekomendasikan perubahan pola makan atau suplemen yang sesuai.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *