Kesehatan

Minuman Herbal Pereda Masuk Angin

Masuk angin adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan gejala seperti perut kembung, rasa tidak nyaman di perut, mual, bersendawa dan kadang-kadang disertai dengan sakit kepala atau pusing. Meskipun istilah ini umum digunakan, sebenarnya tidak ada penyakit yang disebut masuk angin secara medis. Gejala-gejala tersebut sering kali terkait dengan gangguan pencernaan seperti gangguan gas atau dispepsia.

Berikut adalah ramuan minuman yang dapat membantu meredakan masuk angin:

minuman masuk angin

Minuman Herbal Pereda Masuk Angin

1. Teh Jahe Hangat

Jahe dikenal memiliki sifat menghangatkan tubuh dan membantu meredakan masuk angin. Rebus beberapa potong jahe segar dalam air panas selama beberapa menit, kemudian saring dan tambahkan sedikit madu untuk memberikan rasa manis jika diinginkan. Minumlah teh jahe hangat ini secara perlahan.

2. Teh Peppermint

Peppermint memiliki sifat menenangkan perut dan meredakan masuk angin. Sediakan teh peppermint dengan merebus daun peppermint segar atau menggunakan kantong teh peppermint siap pakai. Minumlah teh ini dalam keadaan hangat.

3. Infused Water Lemon dan Timun

Lemon dan timun kaya akan vitamin dan memiliki sifat menyegarkan. Iris beberapa irisan lemon dan timun, lalu tambahkan ke dalam air dingin. Biarkan campuran meresap selama beberapa jam di lemari es sebelum diminum. Minum infused water ini sepanjang hari untuk membantu meredakan masuk angin.

4. Jus Wortel dan Jahe

Campurkan beberapa wortel segar yang telah diperas dengan sedikit jahe parut. Minum jus ini untuk memperoleh manfaat dari kandungan antioksidan dan sifat meredakan jahe.

5. Air Jahe Hangat dengan Madu

Campurkan air hangat dengan sedikit perasan jahe segar dan tambahkan madu secukupnya. Minum minuman ini secara perlahan untuk membantu meredakan masuk angin.

Selain minuman-minuman di atas, penting juga untuk tetap menjaga asupan cairan yang cukup, terutama air putih, untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Jika masalah masuk angin berlanjut atau semakin parah, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis untuk evaluasi lebih lanjut.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *