Kesehatan

Yang harus diketahui mengenai kanker kandung kemih

Pembengkakan pada kaki mungkin mengindikasikan masalah kesehatan yang serius seperti kanker kandung kemih. Kanker menjadi semakin umum dan untungnya kita semakin berkembang dalam mengobati kanker.

kanker kandung kemih

Sayangnya kesadaran akan beberapa gejala penyakit yang tidak biasa ini masih rendah. Kita terlalu jarang mengunjungi dokter dan mengabaikan sinyal yang dikirimkan tubuh. Pembengkakan pada kaki bisa jadi menandakan adanya masalah kesehatan yang serius seperti kanker pada kandung kemih apalagi jika disertai gejala lain.

Kanker kandung kemih

Lebih dari separuh pasien yang didiagnosis menderita kanker kandung kemih tidak akan pernah sembuh. Alasannya seperti biasa dalam kasus kanker, kita terlambat melaporkan gejala-gejala yang mengganggu ke dokter.

Laki-laki lebih sering terkena, meski perempuan juga bisa terkena kanker ini. Lesi kanker paling sering terjadi pada lapisan dalam kandung kemih yaitu epitel. Jenis kanker ini disebut kanker kandung kemih epitel, berkembang sangat lambat. Jika kita melakukan pemeriksaan yang tepat dan menjaga kesehatan kita dengan baik, prognosisnya mungkin sangat baik.

Cara mencegah

Penyakit ini terutama menyerang lansia dan perokok. Menurut NHS, lebih dari sepertiga kasus disebabkan oleh merokok, menjadikan tembakau sebagai faktor risiko paling umum untuk jenis kanker ini.

Risiko terkena kanker pada perokok empat kali lebih tinggi dibandingkan pada bukan perokok. Tergantung pada stadium penyakitnya, kanker invasif atau non-invasif terjadi. Bentuk agresifnya bisa menyebar ke jaringan yang lebih dalam termasuk otot.

Gejala kanker kandung kemih yang tidak biasa

Meskipun kanker kandung kemih mungkin tidak menimbulkan gejala spesifik dalam jangka waktu lama, namun pada stadium lanjut dapat menimbulkan gejala yang mengejutkan. Selain masalah yang cepat dikaitkan dengan kanker, gejala yang tidak biasa juga muncul saat buang air kecil. Gejala kanker kandung kemih ini bisa dilihat pada bagian kaki.

Salah satu gejala kanker kandung kemih yang paling umum adalah hematuria. Ada juga keinginan kuat untuk sering buang air kecil atau nyeri dan rasa terbakar saat ketoilet. Namun tidak semua gejala terlihat jelas.

Jika menderita kanker ini dalam stadium lanjut, mungkin akan mengalami gejala seperti nyeri panggul atau tulang, pembengkakan kaki, atau penurunan berat badan yang tidak terduga.

Ingatlah bahwa semua gejala ini mungkin berhubungan dengan penyakit lain, namun jangan dianggap remeh. Pembengkakan pada kaki inilah yang sering diabaikan hingga terlambat dan dikaitkan dengan kanker kandung kemih epitel.

Siapa yang beresiko terkena kanker kandung kemih

Kanker kandung kemih berkembang terutama pada orang lanjut usia. Kelompok pasien terbesar adalah orang berusia di atas 75 tahun. Namun ada faktor risiko yang secara signifikan meningkatkan risiko terkena penyakit ini. Mereka yang seorang perokok sangat beresiko.

Faktor lain yang beresiko terkena kanker kandung kemih meliputi:

  • radioterapi atau kemoterapi,
  • diabetes tipe 2,
  • kateterisasi kronis (misalnya pada pasien imobilisasi),
  • infeksi saluran kemih (ISK) jangka panjang atau teratur,
  • batu saluran kemih,
  • infeksi schistosomiasis yang tidak diobati (bilharzia).

Jika curiga sedang mengidap kanker, selalu beri tahu dokter. Dalam kasus kanker apa pun, waktu adalah hal yang paling penting. Semakin dini diagnosis, semakin baik prognosisnya.

Hematuria selalu merupakan gejala yang serius, tanpa memandang usia atau faktor risiko lainnya. Jangan abaikan sinyal mencurigakan yang dikirimkan tubuh. Juga ingatlah untuk melakukan pemeriksaan rutin.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *