Astronomi,Teknologi

Cara melacak asteroid secara real time

NASA dalam beberapa bulan terakhir sibuk dengan beberapa misi terkait asteroid. Dari membawa kembali sampel asteroid pertama badan tersebut dalam misi OSIRIS-REx hingga meluncurkan misi Psyche untuk mengunjungi asteroid logam telah menjadi waktu yang menyenangkan bagi para penggemar asteroid.

lacak asteroid real time

Ada ribuan asteroid yang diketahui berada di tata surya kita, jauh lebih banyak daripada segelintir asteroid yang dieksplorasi oleh misi besar. Jika penasaran dengan sebuah asteroid tertentu entah itu asteroid yang berada dekat dengan Bumi atau yang cukup dekat hingga benar-benar berpotongan dengan orbit planet kita yang disebut asteroid yang berpotensi berbahaya, atau bahkan salah satu yang berada jauh di tata surya, maka ada alat NASA yang harus dicoba.

Eyes on Asteroids adalah aplikasi web yang menunjukkan lokasi dalam 3D dan real time, dari banyak asteroid yang terletak di tata surya bagian dalam. Aplikasi ini menggunakan data dari observasi NASA dan memungkinkan kita mengklik suatu objek untuk mendapatkan lebih banyak informasi tentang objek tersebut, serta melacak beberapa pesawat ruang angkasa dan komet yang mengamati asteroid. Aplikasi ini dirilis pada tahun 2021 dan mudah digunakan.

Catatan Asteroid

Saat memeriksa alat Eyes on Asteroid, ada beberapa asteroid tertentu yang mungkin ingin kalian cari. Ada Bennu, tumpukan puing yang terikat longgar dan baru-baru ini dikunjungi oleh pesawat ruang angkasa OSIRIS-REx milik NASA. Ia mampu dengan lembut menyentuhkan samplernya ke permukaan asteroid dan mengambil sampelnya. Sampel tersebut dibawa kembali ke Bumi dan mendarat di gurun Utah pada tahun 2023, menjadikannya sampel pertama NASA yang dikumpulkan dari sebuah asteroid.

Ada juga asteroid Ryugu yang seperti Bennu, berbentuk gasing berputar dan tergolong asteroid dekat Bumi dan termasuk jenis tumpukan puing. Ia pernah dikunjungi oleh misi Hayabusa 2 Jepang pada tahun 2018 yang berhasil membawa kembali sampel asteroid tersebut ke Bumi pada tahun 2020.

Psyche merupakan asteroid yang akan segera dikunjungi oleh misi NASA dengan nama yang sama. Misi tersebut diluncurkan pada tahun 2023 dan akan mengunjungi asteroid ini karena komposisinya yang tidak tepat dan diperkirakan sebagian besar terbuat dari logam, bukan batuan yang menjadi bahan penyusun sebagian besar asteroid.

Lalu ada Apophis yang terkenal karena diperkirakan akan berdampak pada Bumi di masa depan. Namun banyak data yang mengungkapkan bahwa asteroid tersebut tidak akan berdampak pada planet ini, namun akan melewati Bumi pada tahun 2029, sehingga memberikan kesempatan kepada para ilmuwan untuk mempelajarinya lebih dalam.

Terakhir objek lain yang mungkin ingin dilihat oleh para penggemar asteroid adalah Lucy, yang bukan merupakan asteroid melainkan pesawat ruang angkasa yang sedang dalam perjalanan menuju serangkaian asteroid. Diluncurkan pada tahun 2021, pesawat ruang angkasa ini mengunjungi asteroid Trojan di orbit Jupiter yang akan dipelajari untuk mencoba memahami pembentukan tata surya awal.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *