Otomotif

Apakah ban mobil bekas masih layak pakai?

Bayangkan jika mobil itu sebagai satu kesatuan yang utuh, ia terdiri dari begitu banyak bagian dan komponen yang saling terkait yang masing-masing harus berfungsi dengan baik jika tidak semuanya akan berantakan. Idealnya bagian-bagian tersebut akan tetap bisa bekerja bersama-sama dengan baik dan tidak perlu memikirkan untuk memperbaiki atau menggantinya, meskipun kondisi ideal tersebut pun tidak dapat bertahan selamanya.

ban mobil bekas

Misalnya jika ban mobil tidak kempes, sobek, rusak, atau ban saatnya diganti, mungkin akan terus menggunakannya tanpa batas waktu bukan? Namun sebagai bagian mobil yang paling sering bersentuhan dengan jalan terutama di medan yang kasar, ban menanggung banyak beban selama bertahun-tahun.

Sekalipun integritas mereka tidak sepenuhnya terkompromikan, seiring berjalannya waktu akan memakan. Jika telah mengemudi dengan ban yang sama selama bertahun-tahun, meskipun ban tersebut tidak pernah perlu ditambal atau diganti, mungkin ingin menjadwalkan pemeriksaan roda karena ban tersebut dapat digunakan kapan saja.

Apakah ban memiliki tanggal kadaluwarsa?

Sebenarnya ban mobil tidak memiliki tanggal kedaluwarsa yang pasti. Setiap ban memiliki nomor seri yang tercetak di permukaannya yang menunjukkan minggu dan tahun pembuatannya. Misalnya jika menemukan kode pada ban yang bertuliskan “3019”, itu berarti ban tersebut diproduksi pada minggu ke 30 tahun 2019.

kode pembuatan ban

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional merekomendasikan agar semua ban diganti setelah digunakan terus menerus selama sekitar lima atau enam tahun. Namun, masing-masing produsen mungkin memiliki rekomendasi yang sedikit lebih longgar yaitu sekitar 10 tahun. Apa pun yang terjadi, intinya bukanlah ide yang baik untuk tetap menggunakan ban yang sama jika sudah menggunakannya selama lebih dari setengah dekade. Konsekuensi dari melakukan hal ini mungkin tidak langsung terlihat, namun ketika hal tersebut benar-benar muncul, dampaknya akan terlihat dengan sangat besar.

Apa yang bisa terjadi jika menggunakan ban bekas

Saat mengemudi berulang kali dengan ban yang sama selama beberapa tahun, karet yang membentuk ban secara bertahap mulai aus yang dapat menimbulkan beberapa efek samping yang berpotensi berbahaya.

Pertama, ban bekas kurang mampu menahan udara. Karena bentuknya yang melengkung, ban yang sudah ketinggalan zaman dapat lebih mudah mengeluarkan udara dari katupnya, sehingga mengurangi pengendalian jalan dan meningkatkan keausan pada roda.

Kedua, ban yang sudah tua lebih rentan bocor dan pecah. Ban yang lebih tebal dapat menahan tusukan paku yang tidak disengaja di jalan, namun seiring dengan keausan karet, benda tajam lebih besar kemungkinannya untuk menusuk tepat ke pusat vital ban.

Terakhir, ban bekas lebih sulit dihentikan. Ban yang sudah aus dan kempes akan kehilangan cengkeraman yang tepat, sehingga dapat menyebabkan semakin selip saat berhenti meskipun tidak melaju cepat. Cengkeraman yang berkurang juga meningkatkan kemungkinan terjadinya hydroplaning di medan basah yang dapat membuat tergelincir.

Kemungkinan terjadinya semua efek ini meningkat seiring bertambahnya usia ban, jadi bantulah diri sendiri dan gantilah ban tersebut setiap beberapa tahun.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *